dimana ini
mengapa kedua mata bak tak bernyawa
hanya desir angin yang menerpa
dan terus menggerogoti hati
kelam
kosong tak berjiwa
layaknya roh tanpa tujuan
yang berkelana dalam dunia nyata
sepi
hening
seolah semua menepi di ujungnya harapan
tiada pemberhentian awal
sang cahaya harapan yang membantu mata
mata hati yang terkapar
telah pergi bersembunyi
bersatu dengan sunyi
norma
2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar